Kelengkapan Beli Motor Bekas

Dalam artikel kali ini saya mau bahas kelengkapan beli motor bekas yang sebaiknya masbro dapat ketika beli motor tangan kedua. Topik ini cukup banyak ditanyakan sama teman-teman yang berniat beli motor bekas, tapi masih bertanya-tanya:

Selain STNK dan BPKB, motor itu punya kelengkapan apa lagi sih yang mestinya dipegang sang pemiliknya?

Idealnya, kelengkapan yang didapat itu sama aja kayak masbro beli motor baru. Tapi ya namanya manusia, kadang suka lalai menyimpan barang. Apa lagi barang yang sebenarnya jarang dipakai. 

Tanpa panjang lebar lagi, berikut adalah daftar kelengkapan beli motor bekas yang sebaiknya masbro dapat. Sebagian sifatnya wajib dimiliki, sisanya gak begitu penting.

1. STNK dan BPKB

Dua dokumen ini menjadi kelengkapan wajib yang harus masbro dapat ketika beli motor bekas. Jangan pernah mau beli motor kalau BPKB dan STNK-nya gak ada.

Kemungkinan terburuk, motor itu hasil curian. Atau mungkin bisa aja STNK dan BPKB hilang. Ini pun ngurusnya lumayan ribet. Jadi sangat tidak direkomendasikan beli motor bekas tanpa surat-surat yang lengkap.

Oiya, bukan hanya lengkap lho ya, tapi juga harus cocok nomor mesin dan nomor rangkanya.

2. Faktur

Faktur berbeda dengan kwitansi lho ya. Faktur bisa dibilang sebagai akta kelahiran motor tersebut. Faktur dikeluarkan oleh pabrik sebagai dasar pembuatan STNK dan BPKB oleh petugas SAMSAT.

Nah, faktur adalah salah satu bukti sah kepemilikan kendaraan bermotor. Jadi sebaiknya kalau beli motor bekas, tanyakan juga fakturnya.

Saya pribadi ngeliat fungsi faktur untuk seorang pembeli motor bekas hanya sebatas itu. Karena untuk proses balik nama atau bayar pajak faktur tak lagi dibutuhkan.

3. Kunci cadangan

Kelengkapan yang satu ini sering terlewat oleh pembeli motor bekas. Penting untuk diketahui, motor keluar dari dealer dengan dilengkapi dua buah anak kunci. Fungsinya apa lagi selain untuk cadangan.

Nah, jadi cukup beresiko nih kalau kita beli motor bekas cuma dapat satu kunci. Kebayang sendiri kan risikonya seperti apa?

4. Buku service 

Dari buku service masbro bisa lihat catatan perawatan motor yang mau dibeli. Dan setelah itu masbro bisa melanjutkan perawatannya sesuai jadwal yang disarankan pabrikan lewat buku itu.

Buku service menjadi cukup penting kalau motornya masih garansi. Karena kalau ada apa-apa, buku ini bakal diperlukan. Tapi setelah masa garansi lewat fungsinya sebatas pengingat perawatan apa yang mesti dilakukan ke depannya. Soalnya di dalam buku service itu biasanya ada jadwal perawatan motor berdasarkan kilometer atau bulan.

5. Buku panduan pemilik

Untuk kelengkapan yang satu ini sifatnya gak wajib sih. Di dalamnya memang terdapat panduan teknis tentang semua hal dari motor kita. Walau biasanya gak ada juga yang baca. Hehehehe..

Lagian di zaman internet gini semua informasi bisa dicari tutorialnya. Tinggal googling atau buka YouTube. 

6. Toolkit

Ini adalah kelengkapan yang paling gak penting menurut saya. Toolkit biasanya berisi obeng, kunci busi, dan beberapa kunci lain.

Kalau lihat pengalaman, kualitasnya kunci-kuncinya jelek banget terutama untuk motor Jepang entry level.

Jadi jangan sampai jadi penghalang masbro kalau udah naksir berat sama satu motor. Kalau ada ya syukur, kalau gak ada juga bukan masalah.

Jadi gimana? Udah ada bayangan kan kelengkapan beli motor bekas yang sebaiknya didapat?

Sumber foto: Unsplash

2 Comments

Leave a Reply

Check Also

Ban Depan Motor Terbalik, Jangan Panik Karena Ada Alasannya

Halo semua, pada artikel kali ini saya coba membahas pengalaman memasang ban depan motor t…